Dari perjalanan saya ke Kutai Barat tanggal April lalu, Dewi Magazine menulis kegiatan-kegiatan saya selama berada di daerah Kalimantan Timur tersebut. (more…)...
28 Oktober 2013 kemarin, saya diundang oleh Department of Hospitality & Tourism Management UNIKA Atma Jaya dan Penerbit Buku Kompas untuk menjadi narasumber dalam Talkshow bertema "Kuliner Indonesia: Antara Tradisi dan Bisnis". Selain itu, turut hadir Pak Bondan untuk sesi bedah buku 100 Mak Nyus Bondan Winarno. Moderator kami adalah Pak A. Prasetyantoko yang adalah salah satu dekan universitas tersebut. (more…)...
Senang sekali hari minggu 27 oktober saya berada diantara 9 teman-teman Food bloggers di acara yang diadakan oleh Omar Niode Foundation di Super Brunch The Dharmawangsa. Acara ini diadakan 3 kali setahun oleh Hotel The Dharmawangsa. (more…)...
10 Oktober 2013, saya dan tim Aku Cinta Masakan Indonesia (ACMI) tiba di Bali untuk menakukan Culinary Sharing di The Kitchen yang merupakan bagian dari Ubud Writers and Readers Festival 2013 (UWRF) . Saya berangkat bersama tim lainnya yakni Nita, Motulz, Rahung, Putri, Paung, Mila, Ade, dan juga tentu saja om William. (more…)...
Foto penjual asam kandis ini saya ambil saat berada di Pasar Olah Bebaya Melak, Kabupaten Kutai Barat. Asam kandis cukup populer di kabupaten Kutai Barat, saya bisa melihat beberapa penjualnya di pasar tradisional di Kutai Barat. Ketika saya menyusuri Sungai Mahakam dan mengunjungi kecamatan Muara Pahu dan Penyinggahan (kecamatan ini berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara) banyak penduduk yang mengeringkan asam kandis di halaman rumah mereka. (more…)...
Buah merah eksotik ini biasa disebut lobi-lobi tapi teman teman kita di Ambon biasa menyebutnya dengan Tomi-Tomi. Buah merah mungil ini banyak saya temui ketika saya sedang menelusuri pasar tradisional Ambon. Bentuknya bulat seukuran cherry, warnanya menjadi merah tua jika sudah matang. Kalau teman-teman bertanya soal rasanya, menurut saya rasanya asam, agak ada sedikit manisnya, dan juga sedikit sepat. Buah bernama latin Flacourtia Inermis ini ternyata cukup dikenal juga di negara-negara tetangga kita. Orang Filipina biasa menyebutnya dengan Lovi-lovi atau…...
Saat di pasar bawah Pekanbaru, saya tertarik dengan jenis kerang yang dijajakan di dalam karung-karung putih. Selain kerang simping, saya menemukan sejenis siput, namanya Lingkitang. Bentuknya kerucut yang memanjang dan ramping. Di pekanbaru, siput Lingkitang ini banyak ditemukan di sungan Rokan. (more…)...