Umm Ali, disebut juga dengan Om Ali atau bila diterjemahkan menjadi Ali’s Mother, punya banyak cerita di balik namanya. Konon, kisahnya terjadi pada dinasti Ayyubid di Mesir, tapi apapun ceritanya, dessert ini sangat populer di Timur Tengah.
Umm Ali merupakan “Egyptian Sweet Dessert, tapi ada pula yang menyebutnya sebagai Egyptian Bread Pudding atau puding roti. Bedanya dengan Pudding Roti yang biasa dibuat di Indonesia, Umm Ali menggunakan bahan dasar Puff Pastry, dan jika ada croissant, dapat pula dimanfaatkan. Rasa Umm Ali manis, sangat cocok sebagai dessert. Jika ingin membuat sendiri di rumah, tingkat kemanisan ini dapat di atur sesuai selera.
Baca juga: Kelapa Parut dalam Berbagai Jajanan Jadoel
Kalau soal tekstur, dessert ini lembut, tetapi saat digigit masih terasa potongan pastry-nya. Teksturnya agak berbeda dengan Pudding Roti Indonesia yang teksturnya secara keseluruhan empuk dan lembut.
Umm Ali hampir setiap hari disajikan sebagai makanan penutup saat saya berada di Madinah, Mekkah, dan Jeddah. Cara membuatnya cukup mudah, ikuti saja beberapa langkah yang telah saya siapkan di bawah ini:
- Panggang croissant atau puff pastry sheet di oven selama kurang lebih 15 menit sampai warnanya kuning coklat keemasan
- Keluarkan dari oven, kemudian remas puff pastry yang sudah kering ke dalam pinggan tahan panas atau ramekin . Tambahkan pistachio dan kelapa. Pistachio dapat juga dikombinasikan dengan Hazelnut, atau Almond sesuai selera.
- Di wadah lain, panaskan susu, vanilla, dan gula sampai mendidih. Jika suka aroma rempah, bisa tambahkan kapulaga.
- Tuangkan larutan susu ini ke dalam pinggan tahan panas yang berisi puff pastry.
- Taburkan sultana di atasnya dan Umm Ali siap dipanggang sampai matang.
Mudah kan? Jadi, coba bikin yuk di rumah!
