Posted by on Jun 4, 2014 in Blog, Kudapan | 1 comment

Indonesia kaya akan tumbuhan kelapa, hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya jajanan tradisional yang menggunakan bahan kelapa dan parutan kelapa. Penganan tradisional inisaya nikmati saat berada di Banyuwangi. Warna warni yang memikat mata, dengan nama yang juga unik: Kulpang, Uceng-uceng, Horog horog, Cenil, Sawut. Semuanya memiliki kesamaan, menggunakan dan disajikan dengan parutan kelapa. Parutan kelapa dapag memberikan rasa gurih, pada penganan yang rasanya manis.

Kulpang (Copy)

1. Kulpang

Kulpang: dibuat dari tepung beras, dibentuk seperti lontong, dipotong potong serong 1/2 cm, dibalut parutan kelapa, lalu ditambah bubuk kedelai dan bubuk kacang. Kulpang tidak diberi pewarna, warnanya putih, rasanya gurih.

Penganan Oceng-oceng (Copy)

2.Uceng-uceng

Uceng uceng, penganan tradisional banyuwangi, namanya unik berbahan dasar tepung beras , dipilin memanjang diberi warna dan dipotong dan dikukus. Diberi parutan kelapa.

Penganan Horog Horog (Copy)

3. Penganan Horog-horog

Horog-horog:  atau Horok-horok terbuat dari tepung beras yang diberi gula, pewarna yang rata rata nge-jreng dan dikukus. Setelah diparut kasar, adonan dikukus kembali hingga berbentuk gumpalan. Penganan ini disajikan dengan parutan kelapa.

Foto Penganan Cenil (Copy)

4. Penganan Cenil

Cenil: penganan dengan tekstur kenyal dengan rasa manis, berbahan dasar tepung sagu bersalut  parutan kelapa. Biasanya cenil berwarna warni agar menarik mata.

Penganan Sawut (Copy)

5. Sawut

Sawut: jajan pasar terbuat dari singkong yang diparut kasar dan gula merah. Disuguhkan dengan parutan kelapa, meskipun banyak juga yang senang menikmati Sawut tanpa di ‘cocol’ kan di kelapa parut.

Lestarikan yuk dengan mencoba membuat sendiri jajan tradisional ini.

Share

One Comment

  1. 6-4-2014

    Ahai itu sebagian besar mirip sama jajanan dari tepung beras dan singkong di Negara lho. Cenil, orog-orog, dan sawut itu sama persis. Kayaknya yang di Banyuwangi gak ada dan di Negara ada itu jaje lanun, dibuat dari tepung beras dan diberi warna hitam dari air merang padi, lalu dibungkus seperti lontong. Cara memotongnya dengan benang. Di atasnya dibaluri kelapa parut dan gula merah kental…..Jadi inget kampung….

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers: