Posted by on Oct 24, 2014 in Blog | 0 comments

Food Selfiegraphy, Kenapa Tidak?

Ada beberapa jenis #Selfie yang mungkin biasa kita temukan di Instagram, Flickr, Twitter, atau berbagai media sosial untuk mengunggah foto. Selain Foodie Selfie, pasti teman-teman pernah lihat dong Muscle-man Selfie, Fitting Room Selfie, Mirror Selfie, No-Make Up Selfie, Duck Face Selfie, Pregnant Selfie, Before Sleeping Selfie, bahkan Sick Selfie. Oleh karenanya, kenapa tidak kita mengabadikan momen #Selfie bersama makanan kita?

Beberapa faktor yang mendukung kita untuk #Selfie bersama makanan kita adalah karena kita sudah mengenal makanan sejak di kandungan dan kita juga butuh media untuk mengekspresikan diri. Dengan didorong smart phone canggih dengan kamera depan, kenapa tidak kita mengabadikannya dengan #Selfie?

photo-3

Saat memberikan presentasi Food Selfiegraphy

Bukan hanya untuk mengabadikan gambar makanan yang kita nikmati, tapi Food Selfiegraphy juga bisa menjadi pendorong makanan lokal kita, membangun food networking, sekaligus ajang untuk promosi makanan yang kita makan. Food Selfiegraphy dengan makanan yang menggungah selera tentu saja akan mengajak para followers kita untuk ikutan makan.

photo-4

Berfoto bersama para peserta Presentasi Food Selfiegraphy

Nah, buat yang ingin mencoba Food Selfiegraphy. Beikut ini saya kasih tips yang bisa kita praktikkan agar foto yang dihasilkan menarik dan seru.

1. Lighting!
Pilih tempat dengan cahaya yang baik. Pastikan juga cahaya tidak bocor dari arah belakang bahu. Ini penting agar gambar yang dihasilkan tidak back light.

2. Cek senyumanmu.
Makan-makan? Pastikan gigi di layar smartphone kita, jangan sampai ada sisa makanan yang masih nyangkut di gigi.

3. Atur angle foto.
Practice makes perfect. Coba untuk #selfie dengan beberapa sudut pandang. Nantinya pasti kita akan menemukan sudut terbaik #Selfie yang sesuai dengan wajah kita.

4. Pose.
Pastikan pose kita tidak monoton

5. Tunjukkan ekspresi.
Tidak ada salahnya jika kita harus memejamkan mata karena makanan yang disantap. Momen ini penting, do it!

6. Filter atau #NoFilter.
Saya sarankan untuk Food Photography, pilihlah filter yang aman dan tidak merusak detail makanan.

7. Geo-tagging.
Jika berada di sebuah restoran ternama atau restoran favorit kita, pastikan untuk mengaktifkan geo lokasi agar yang melihat foto kita tahu dimana bisa mendapatkan makanan yang kita foto.

8. Buatlah ‘food review’ atau cerita singkat.
Komentar singkat mengenai makanan yang kita santap bisa menjadi referensi orang-orang yang melihat foto kita.

Jadi, selamat ber-selfie ria!

photo-5

Foto bersama dengan Ibu Agustien (Kemenparekraf) dan AKI (Akademi Kuliner Indonesia)

Note: Topik Food Selfiegraphy ini saya sampaikan pada acara Festival 30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia di Mall of Indonesia, 17-18 Oktober 2014, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif”

Share

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers: